Rabu 02 Apr 2025 12:00 WIB

Cegah Banjir Terulang, Tangerang Remajakan Turap

Peremajaan turap menjadi agenda prioritas.

Red: Satria K Yudha
Warga membantu mendorong pengendara yang motornya mogok usai menerobos banjir di ruas Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (3/4/2024).
Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Warga membantu mendorong pengendara yang motornya mogok usai menerobos banjir di ruas Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (3/4/2024).

ESGNOW.ID,  TANGERANG -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Banten telah melakukan peremajaan turap di kawasan Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2. Peremajaan turap dilakukan untuk mengantisipasi banjir akibat luapan maupun kebocoran tanggul.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni di Tangerang, Rabu (2/5/2025), mengatakan kegiatan peremajaan yang dilakukan adalah pemasangan 2.164 kisdam pasir untuk mengantisipasi kebocoran di sepanjang turap yang menampung aliran Kali Angke tersebut. Selain itu, Dinas PUPR juga melakukan penambalan di beberapa bagian turap yang diketahui bocor akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga

“Kami terus melakukan penanganan untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di beberapa kawasan khususnya di sekitar bantaran Kali Angke yang selama ini menjadi kawasan rawan banjir," katanya.

Ia melanjutkan, peremajaan turap tersebut merupakan agenda prioritas untuk mengantisipasi banjir susulan seperti yang sebelumnya terjadi di awal bulan kemarin. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang memprediksi potensi cuaca buruk yang masih akan terjadi sampai selepas momentum Lebaran nanti.

“Kami berharap peremajaan turap ini dapat menahan rembesan sampai kebocoran sehingga dapat menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar dalam menjalani Lebaran tahun ini,” ucapnya.

Selain itu, Dinas PUPR Kota Tangerang sedang melakukan pengkajian lebih lanjut mengenai perencanaan pembangunan turap permanen di kawasan tersebut. "Kita masih bahas kaitan itu agar penanganan bisa lebih efektif," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement