ESGNOW.ID, BANDUNG -- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung mencatat jumlah sampah yang terkumpul saat malam takbiran, Ahad (30/3/2025), mencapai 203 ton. Sampah-sampah tersebut terbesar di 57 titik keramaian di Kota Bandung.
"Sekitar 203 ton (sampah) saat malam takbiran tahun 2025," ucap Kepala DLHK Kota Bandung Dudi Prayudi saat dikonfirmasi, Rabu (2/4/2025).
Ia menuturkan jumlah sampah tersebut berkurang dibandingkan saat malam takbiran tahun 2024 yang mencapai 223 ton. Penurunan sampah saat malam takbiran karena kerumunan dan PKL selesai atau ditutup pukul 22.00 WIB.
"Faktornya penurunan dikarenakan kerumuman dan PKL ditutup atau selesai dimulai jam 10 malam," kata dia.
Sedangkan pada tahun 2024, ia mengatakan kerumunan dan PKL ditutup atau selesai pukul 01.00 WIB dini hari. Saat ini, seluruh sampah hasil malam takbiran sudah terangkut ke tempat pembuangan akhir Sarimukti.
"Sudah terangkut semua ke TPA, karena kerumunan dan PKL dapat selesai lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya," kata dia.
Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan pelaksanaan hari raya Lebaran berjalan dengan lancar termasuk saat malam takbiran. Ia menyebut tidak terdapat kecelakaan berarti dan semua titik layanan publik berjalan optimal.
"Lancar tidak ada kecelakaan berarti dan semua titik layanan publik terbuka dan optimal," ungkap dia.