Jumat 04 Apr 2025 11:02 WIB

Teknologi CCS Indonesia Dinilai Berkembang Pesat

Saat ini terdapat 15 proyek CCS yang direncanakan di Indonesia.

Rep: Lintar Satria/ Red: Satria K Yudha
Emisi karbon (ilustrasi).
Foto: Freepik
Emisi karbon (ilustrasi).

ESGNOW.ID,  JAKARTA -- Perkembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) di Indonesia dinilai terus mengalami kemajuan. Executive Director of Indonesia CCS Center (ICCSC) Belladonna Troxylon Maulianda mengatakan pemerintah dan sektor swasta telah mengambil berbagai inisiatif, termasuk penelitian dan eksplorasi penerapan CCS di sektor energi dan industri.

"Saat ini terdapat 15 proyek CCS yang direncanakan di Indonesia, dengan proyek pertama dijadwalkan mulai beroperasi sebelum tahun 2030," kata Belladonna dalam pernyataannya kepada Republika, Kamis (3/4/2025).

Ia mencatat untuk mendukung implementasi CCS, Indonesia telah mengeluarkan berbagai regulasi. Termasuk Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2024, serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2023 dan Nomor 16 Tahun 2024 yang mengatur aspek teknis dan hukum CCS.

"Selain itu, terdapat sejumlah regulasi pendukung lainnya yang memperkuat ekosistem CCS di Indonesia," tambahnya.

Belladonna menjelaskan, sebagai bagian dari upaya harmonisasi standar internasional, Indonesia juga mengadopsi ISO TC 265 sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam empat standar CCS.

photo
Pengembangan CCS oleh Pertamina - (Pertamina)

Selain regulasi nasional, Indonesia telah menunjukkan keaktifannya di tingkat regional, seperti menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Singapura untuk kerja sama cross-border CCS. Kesepakatan ini menjadikan Indonesia negara pertama di Asia yang mengambil langkah ini.

"Keseluruhan inisiatif ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mengembangkan teknologi CCS sebagai bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim dan transisi menuju ekonomi hijau," kata Belladonna.

CCS merupakan teknologi yang dirancang untuk menangkap dan menyimpan karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil atau proses industri guna mencegah emisi karbon dioksida ke atmosfer. Proses CCS terdiri dari tiga tahap utama, yaitu penangkapan, transportasi, dan penyimpanan CO₂.

Pada tahap penangkapan, karbon dioksida dipisahkan dari gas buang menggunakan beberapa jenis metode yang kemudian karbon dioksida akan dikompresi dan diangkut ke lokasi penyimpanan melalui pipa atau kapal. Pada tahap akhir, karbon dioksida disimpan di formasi geologi bawah tanah yang dalam, seperti saline aquifer (akuifer asin) atau depleted oil and gas reservoirs (sumur minyak dan gas yang sudah tidak produktif), untuk memastikan CO₂ tetap terperangkap dan tidak kembali ke atmosfer.

Belladonna menjelaskan, ke depannya CCS juga dapat diintegrasikan dengan Direct Air Capture with Carbon Storage (DACCS), yang memungkinkan penangkapan CO₂ langsung dari udara. Dengan kombinasi ini, CCS tidak hanya berperan dalam mencegah emisi dari sumber industri tetapi juga dapat membantu mengurangi konsentrasi CO₂ yang sudah ada di atmosfer.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi CCS di Indonesia, ICCSC berperan sebagai fasilitator utama yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilai CCS untuk memastikan implementasi yang efektif dan terkoordinasi. Selain itu, ICCSC juga mendirikan ICCS Youth, sebuah inisiatif yang berfokus pada peningkatan kesadaran publik serta pengembangan kapasitas generasi muda agar siap berkontribusi dalam industri CCS di masa depan.

Kolaborasi antara ICCSC dan ICCS Youth diharapkan dapat mempercepat perkembangan CCS di Indonesia serta mendukung pencapaian target Indonesia sebagai CCS Hub di masa depan dengan berbagai pemangku kepentingan. Serta menyelenggarakan acara tahunan International and Indonesia CCS Forum sebagai platform diskusi dan pengembangan CCS di Indonesia.

ICCS Youth telah menyelenggarakan acara perdananya di Universitas Indonesia pada 6 Maret 2025 dan berhasil membentuk dua student chapter CCS pertama di dunia, yakni di Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Kolaborasi antara ICCSC dan ICCS Youth diharapkan dapat mempercepat perkembangan CCS di Indonesia serta mendukung pencapaian target Indonesia sebagai CCS Hub di masa depan.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement